Fakta Liga 1 Indonesia yang Nggak Banyak Orang Tahu

Fakta Liga 1 Indonesia yang Nggak Banyak Orang TahuTinggal menghitung bulan untuk menuju hari yang ditunggu masyarakat Indonesia. Ada yang bisa tebak hari apa yang saya maksud? Mungkin sebagian dari kamu akan menjawab pemilihan presiden. Memang nggak salah sih. Tapi berhubung dari judul saya sudah bahas soal bola, jadi yang saya maksud di sini adalah Liga 1 Indonesia.

Yap, kompetisi sepakbola dengan kelas tertinggi, sekaligus liga profesional dengan level teratas di Indonesia ini sebentar lagi akan berlangsung. Untuk itu, untuk meramaikan euforia Liga 1 Indonesia, di sini saya akan membahas fakta seputar Liga 1 Indonesia yang belum banyak diketahui orang. Hitung-hitung nambah pengetahuan para pembaca kan. Tanpa banyak basa-basi, langsung saja kita simak fakta-faktanya.

Dibentuk tahun 2008, liga ini sebelumnya bernama Liga Super Indonesia

Pecinta sepakbola pasti tahu fakta satu ini. Tapi siapa tahu ada salah satu pembaca saya yang baru suka bola, atau bahkan nggak suka (kalau yang ini kemungkinannya kecil sih nyasar ke blog saya). Sebelum bernama Liga 1 Indonesia, liga ini bernama Liga Super Indonesia. Diselenggarakan pertama kali pada tahun 2008, ide dari pelaksanaan sistem liga ini adalah sebagai upaya mewujudkan profesionalisme dalam persepakbolaan nasional.

Kompetisi ini dilaksanakan untuk mengikuti persyaratan FIFA yang menyatakan bahwa liga teratas dari suatu negara harus diikuti oleh paling sedikit 18 klub dan setiap klub diharapkan merupakan klub profesional tanpa dibantu dana subsidi Pemerintah APBD. Sejak tahun 2017, di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi, liga ini diganti namanya menjadi Liga 1 Indonesia.

Perusahaan startup unicorn Indonesia kerap menjadi sponsor

Sepakbola Indonesia identik dengan sponsor perusahaan rokok atau bank. Tapi sejak berganti nama menjadi Liga 1, perusahaan teknologi yang sedang menjamur pun mulai melebarkan sayap dengan menjadi sponsor kompetisi sepakbola bergengsi ini. Kepengurusan anyar PSSI di bawah komando Edy Rahmayadi kembali menggulirkan liga. Awalnya, saat memutuskan untuk mengganti nama, PSSI menamai jenjang kompetisi yaitu Liga 1, 2, dan 3. Sebulan menjelang kick-off pada 15 April 2017, kemudian masuk sponsor yaitu Gojek dan Traveloka.Namun setelah Traveloka mundur sebagai sponsor utama Liga 1. Tak ada lagi embel-embel Traveloka di nama liga sehingga dari sebelumnya Gojek Traveloka Liga 1 2018 menjadi Gojek Liga 1 2018. Namun sebagai gantinya, Bukalapak akhirnya menjadi sponsor Liga 1 bersama Gojek menggantikan Traveloka.

3 tim mendapat promosi, 3 tim harus turun kasta

Kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 ditutup oleh kemenangan Persija. Tapi tak hanya Persija yang tersenyum di akhir kompetisi ini, tapi juga tiga tim lain, yakni PSS Sleman, Semen Padang, dan Kalteng Putra.

Ketiga tim tersebut mendapat tiket ke Liga 1 setelah menempati peringkat 3 teratas klasemen Liga 2. Kehadiran tiga tim ini akan membuat Liga 1 2019 semakin berwarna. Namun di tengah kabar bahagia tersebut, ada juga tim yang harus menelan kabar pahit. Pada saat yang sama tiga tim harus terlempar dari Liga 1, yakni Mitra Kukar, Sriwijaya FC, dan PSMS Medan. Mereka terdegradasi ke Liga 2.

Ketiga tim tersebut terpaksa turun kasta setelah menempati peringkat tiga terbawah klasemen. Namun mereka berpeluang kembali ke Liga 1 jika finish di tiga besar klasmen Liga 2 musim depan.

Suporter Persija tewas pada Liga 1 2018

Seorang anggota The Jakmania, suporter Persija yang bernama Haringga Sirla tewas akibat dikeroyok oknum suporter Persib Bandung, bobotoh, pada 23 September 2018. Peristiwa itu terjadi di area Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung beberapa jam sebelum laga Persib vs Persija. Kompetisi Persib vs Persija dalam laga klasik ini akhirnya dimenangkan Persib dengan skor 3-2. Akibat peristiwa tewasnya Haringga, Liga 1 sempat dihentikan sementara. Persib kemudian dihukum larangan menggelar laga kandang di Bandung selama sisa musim kompetisi. Sementara itu para pelaku diseret ke pengadilan dan dijatuhi hukuman pidana.

Itu dia sejumlah fakta mengenai liga paling bergengsi di dunia sepakbola Indonesia. Semoga di tahun ini, pertandingan berjalan dengan mulus tanpa memakan korban lagi ya!